Kamis, 12 Mei 2011

Alessandro Volta (Penemu Baterai)

Percobaan sukses pertama yang membawa pada penciptaan baterai dapat langsung dibuat menjadi adegan film fiksi ilmiah. Bekerja sendiri di dalam laboratoriumnya, pencipta Italia, Luigi Galvani, memperhatikan bahwa kaki seekor kodok yang sudah mati berkedut kalau disentuh dengan dua macam logam yang berbeda. Kesimpulan dramatis tetapi sederhana adalah bahwa ada hubungan antara tenaga listrik dengan aktivitas otot. Sekarang ini, Galvani dihubungkan dengan “sel galvani” dan “volt”.

Waktu menentukan dari Galvani tidak mungkin lebih baik. Penemuannya, antara lain dengan tenaga listrik, mendahului perkembangan awal sistem penyimpanan energi elektrokimia (baterai). Memahami cara kerja listrik merupakan perkembangan yang amat penting dari baterai. Pencipta Alessandro Volta membuat hubungan ini.

“Elemen volta” (diberi nama menurut penciptanya, Volta) diciptakan pada tahun 1800 dan dianggap sebagai baterai pertama. Akan tetapi, elemen volta hanyalah tumpukan, dalam kasus ini piringan perak dan seng ditumpukkan, tetapi dipisahkan oleh kain berpori-pori, tidak meneruskan arus listrik, jenuh akan air laut, yang merupakan konduktor yang baik sekali untuk tenaga listrik.

Awalnya, tampaknya kurang meyakinkan senagai desain ilmiah yang berfungsi. Sebenarnya, percobaan dengan logam dan material berbeda dilanjutkan selama enam puluh tahun. Walaupun demikian, elemen volta tetap merupakan satu-satunya bentuk praktis dari listrik pada awal abad ke 19.

Volta menamakan tumpukan ini “organ listrik buatan” (dan juga elemen volta). Kalau dihubungkan dengan kawat, tumpukan ini mengalirkan listrik. Akhirnya hubungan dari energi listrik dan reaksi kimia diketahui.

Perkembangan selanjutnya adalah “baterai asam timbal” oleh Gaston Plante pada tahun 1859. Daya diperoleh dengan menggunakan lempengan timbal sebagai elektrode yang dapat diisi muatan (charge) dan diisi ulang muatan (recharge).

Terdapat dua kelas utama pada baterai : primer dan sekunder. Baterai primer seperti baterai untuk senter, digunakan sampai kosong dan kemudian dibuang karena reaksi kimia yang memberikan daya pada baterai itu tidak dapat dibalik dan setelah energi habis terpakai, baterai itu sudah tidak ada gunanya lagi. Baterai sekunder seperti baterai mobil, dapat diisi ulang dan digunakan ulang. Baterai jenid ini menggunakan reaksi kimia yang dapat dibalik. Dengan membalik arus listrik –artinya, memasukkan arus listrik bukannya mengambil arus listrik –reaksi kimia dibalik untuk menyimpan material aktif yang telah habis digunakan. Jenis ini dikenal sebagai dapat diisi ulang atau baterai penyimpanan (storage batteries).

Walaupun definisi sederhana cocok untuk menjelaskan apa sebenarnya baterai dan apa yang dilakukannya –peralatan yang mengubah energi kimia menjadi energi listrik –kegunaannya yang bervariasi tidak dapat diremehkan. Beberapa cukup kecil untuk dipasang dipapan sirkuit komputer sedangkan yang lain cukup besar untuk menyediakan bagi kapal selam; beberapa dapat digunakan ulang, sementara yang lain tidak. Tipe baterai baru dan perbaikan secara signifikan dalam prestasi baterai yang sudah ada telah mendorong meningkatnya penggunaan baterai diseluruh masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar