Kamis, 31 Maret 2011

I buried my heart grows with you
I would not take until the end of my life
as long as the earth rotates
I remain yours

open your eyes
look at my heart space

give me your breath
for my life with you

Rabu, 16 Maret 2011

Rasa Sakit pada Saat Menstruasi

Menstruasi sendiri adalah pengeluaran sel telur disertai cairan penyertanya dari tubuh wanita bila sel telur tersebut tidak dibuahi. Siklus ini terus berlanjut hingga saat sang wanita menikah dan melakukan fertilisasi, dimana sel telur tersebut bertemu sperma dan memulai proses pembelahan sel menjadi janin.

Kita tidak dirancang dengan cerdas oleh alam, dan karenanya saat menstruasi, wanita kadang mengalami rasa sakit. Walau mayoritas mengalami rasa sakit minor, ada sedikit yang mengalami rasa sakit yang cukup parah sehingga mengganggu kegiatan sehari-hari dan memerlukan perawatan. Keram menstruasi ini disebabkan oleh kontraksi dari rahim saat menstruasi. Pada kasus yang lebih ekstrim, yang oleh para ahli disebut dismenorrhea, rahim berkonstraksi semakin sering, menyebabkan rasa sakit yang parah. Saat dismenorrhea terjadi, bukan hanya rasa sakit, tapi scan otak juga menunjukkan adanya perubahan materi abu-abu di otak wanita. Penyebabnya adalah peningkatan taraf hormon vasopressin di darah. Hormon ini sendiri berperan dalam mengatur kontraksi rahim. Dengan memblokir hormon ini, para ilmuan dapat menghilangkan gejala dismenorrhea.

Dismenorrhea mempengaruhi antara 45 hingga 90 persen wanita. Dismenorrhea baru satu efek samping yang mungkin muncul dari menstruasi. Masih ada rasa sakit di perut dan punggung, gejala nausea, mual, berkeringat dan pusing, serta gangguan pendarahan (1% populasi) yang bila diabaikan bisa membawa pada kematian (dalam kasus paling ekstrimnya). Wanita sendiri meningkat 28 persen kemungkinan mengalami migrain saat dua hari pertama menstruasi dan ini mengapa wanita lebih mungkin (70 %) mengalami migrain dari pada pria (30%).

Selama ini untuk perawatannya, wanita mengkonsumsi obat anti pendarahan, obat penghilang rasa sakit, dan kontrasepsi oral yang menghentikan menstruasi. Tapi cara ini hanya efektif untuk dua pertiga populasi. Sepertiganya entah kenapa tidak mengalami efek positifnya. Dan masih ada juga efek samping dari perawatan ini, yaitu perubahan mood dan adanya rasa kesal.

Mengapa Kita Menangis dan Berkeringat Setelah Makan Cabai ?

Bagi pecinta makanan pedas, makanan yang mengandung banyak cabai sudah menjadi santapan sehari-hari. Tapi untuk sebagian orang, makan makanan yang pedas bisa menyebabkan mata dan hidung berair seperti orang menangis. Mengapa demikian?

Selain menambah citarasa makanan, cabai yang pedas dapat membuat tubuh sehat. Rasa pedas dan sensasi terbakar yang dihasilkan cabai disebabkan oleh konsentrasi tinggi dari bahan aktif yang disebut capsaicin.

Capsaicin merupakan bahan kimia nabati yang berasal dari alam. Bahan ini digunakan oleh cabai untuk sistem pertahanan dirinya agar tidak dimakan oleh pemangsa seperti hewan.

Capsaicin telah banyak dipelajari untuk efek mengurangi rasa sakit, manfaat baik untuk kardiovaskular, menurunkan berat badan dan membantu mencegah bisul. Selain itu, capsaicin ini juga yang membuat mata dan hidung orang yang memakannya berair. Mengapa?

Dilansir dari WHFoods, hal ini karena capsaicin dapat merangsang sekresi lendir yang membantu mengatasi hidung tersumbat, sesak paru-paru dan juga tentunya membuat orang seolah-olah menangis karena matanya berair.

Rasa pedas yang dapat merangsang sekresi lendir ini, menjadikan cabai baik untuk mencegah dan mengobati sinusitis, membantu mengurangi hidung tersumbat, flu dan sesak napas.

Tak hanya itu, mata berair ketika makan makanan pedas bisa juga disebabkan karena terjadi iritasi pada mucous membrane (selaput lendir) yang ada di mata.

Bila terjadi kontak dengan mucous membrane, seperti kulit atau mata, maka capsaicin akan menimbulkan rasa terbakar. Dan bila mempengaruhi mata, akan membuat orang menangis.

sumber: http://fenz-capri.blogspot.com/2010/11/mengapa-kita-menangis-dan-berkeringat.html

semua ada saatnya :)

Semua ada waktunya ,, dan ketika waktu itu belum pada tempatnya maka bersabarlah untuk ada diposisi itu ..

Semua ada masanya ,, ketika kebahagian lalu itu pada masanya maka semuanya indah .. tapi ketika kebahagian itu sudah tidak pada masanya maka itu hanya kenangan indah :) lalu carilah kebahagian yang baru .

semua ada saatnya ,, ketika kita harus merasakan sedih, sakit, gagal, lelah, jenuh karena kita harus belajar sesuatu dari kehidupan ini ..

Apapun itu keadaannya , itu semua sudah disusun dan direncanakan .. gaa akan ada kupu-kupu kalo gaa ada ulat . gaa akan ada 8 kalo gaa ada 7 6 dan 5 . gaa akan ada ungu kalo gaa ada biru dan merah ,gaa akan ada puncak kalo gaa ada lembah , dan gaa akan ada senyuman kalo gaa ada tangis ........

Kamis, 10 Maret 2011

Angin Tornado

Tornado berasal dari Tronada (Spanyol), Tonare (Latin) dan kerap dikenal dengan istilah Twister dan Willy-willy. Di Indonesia Raja Angin ini disebut dengan Angin Putting Beliung atau Angin Leysus. Dari definisinya tornado dapat diartikan sebagai putaran yang kencang dari suatu kolom udara yang terbentuk dari awan cumuliform yang telah menyentuh tanah, biasanya tampak sebagai corong awan (funnel cloud) dan kerap disertai dengan badai angin dan hujan, petir atau batu es.

Sebagian besar tornado disebabkan oleh badai guntur yang berputar dengan sirkulasi yang teratur yang disebut dengan mesosiklon.
Pembentukan tornado umumnya dapat dilihat pada hal- hal yang terjadi pada skala badai, di dalam dan sekitar mesosiklon. Perbedaan temperatur pada bagian tepi massa udara turun yang berada di sekitar mesosiklon (downdraft oklusi) erat kaitannya dengan pertumbuhan tornado. Sebagian besar tornado dapat memiliki kecepatan lebih dari 480 km/jam, rata-rata 175 km/jam atau lebih (di sekitar pusat dapat mencapai 100-200 meter/jam), dengan ketinggian ± 75 m, diameter umumnya berkisar antara puluhan hingga ratusan meter. Umumnya terjadi pada siang hingga sore hari.

Di Amerika Serikat tornado terjadi antara pukul 15 – 21 LT. Pada belahan bumi utara sebagian besar tornado berpusar berlawanan dengan jarum jam, sebaliknya di belahan bumi selatan berpusar searah jarum jam. Waktu berlangsungnya Tornado biasanya hanya beberapa menit (kurang dari 10 menit), paling lama juga tidak lebih dari beberapa jam.
Tornado dapat terjadi dimana saja diseluruh tempat di dunia, namun pada daerah-daerah lintang tinggi terjadinya biasanya pada musim semi atau musim panas. Amerika Serikat memiliki intensitas kejadian angin tornado yang lebih tinggi dibandingkan area lainnya, khususnya di Amerika Barat-Tengah. Di Indonesia, tornado lebih banyak terjadi di sekitar Sumatera dan Jawa. Tornado dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis dan skala kerusakannya. Berdasarkan jenisnya, tornado dibedakan atas :
• Weak Tornado

Dikategorikan demikian karena waktu berlangsungnya sangat singkat antara 1 hingga 10 menit atau lebih, sebagian besar memiliki ukuran kecil dengan daya perusak yang kecil – umumnya berskala F0 – F1 – serta kecepatan angin kurang dari 112 mph. Persentase jumlah kematian yang diakibatkan tornado lemah kurang dari 5% dari keseluruhan kematian yang disebabkan tornado. Jenis ini paling banyak di antara jenis lainnya, mencakup 88% dari total keseluruhan kejadian tornado.

• Strong Tornado

Berlangsung selama 20 menit atau bahkan lebih, umumnya berukuran kurang lebih 10 m dengan daya perusak kuat – berskala F2 – F3 – serta kecepatan angin antara 113 – 206 mph. Kematian yang diakibatkan tornado ini mencakup hingga 30%. Tornado kuat mencakup 11% dari jumlah keseluruhan kejadian tornado.

• Violent Tornado

Tornado ini dapat berlangsung cukup lama melebihi 1 jam dan dapat melintasi bermil-mil sebelum menghilang dengan daya perusak yang sangat kuat – F4 – F5 – serta kecepatan angin lebih dari 205 mph. Jenis ini paling banyak merenggut korban jiwa mencapai 70% kematian dari keseluruhan. Sangat jarang terjadi sehingga hanya mencakup 1% dari jumlah keseluruhan kejadian tornado.
Dr. T. Theodore Fujita mengembangkan suatu metode untuk mengklasifikasikan tingkat kerusakan yang dihasilkan oleh tornado. Metode ini dikenal dengan nama Skala Fujita dengan deskripsi sebagai berikut :

• Skala F0
Kecepatan (Mph) : < 73 Tingkat kerusakan : Ringan, beberapa kerusakan pada cerobong asap; dahan pohon patah dan daun-daun tercabut; pohon-pohon berakar dangkal terdorong; papan- papan penunjuk rusak dan roboh.
• Skala F1
Kecepatan (Mph) : 73 – 112 Tingkat kerusakan : Sedang, atap rumah berhamburan; rumah semi-permanen bergeser bahkan roboh; pohon besar tumbang; kaca yang tidak kuat pecah; seng dan asbes beterbangan.
• Skala F2 Kecepatan (Mph) : 113 – 157 Tingkat kerusakan : Signifikan, atap rumah dari kayu dan tanah liat terbang; rumah semi-permanen roboh; mobil terbalik; pohon besar tercabut; misil ringan terpicu; mobil terangkat dari permukaan tanah.
• Skala F3
Kecepatan (Mph) : 158 – 206 Tingkat kerusakan : Berat, atap beterbangan dan dinding rumah permanen rusak parah bahkan roboh; kereta api terbalik; sebagian besar pohon di hutan tercabut; mobil besar terlempar dari permukaan tanah.• Skala F4
Kecepatan (Mph) : 207 – 260 Tingkat kerusakan : Hebat, rumah permanen porak poranda; bangunan dengan pondasi semi-permanen tersapu; misil besar terpicu; mobil dan benda berat lainnya terlempar beterbangan; semua pohon beterbangan.
• Skala F5
Kecepatan (Mph) : 261 – 318 Tingkat kerusakan : Sangat hebat, rumah dengan kerangka yang baik pondasinya tersapu; Misil berukuran besar beterbangan di udara hingga 100 meter; fenomena luar biasa lain akan muncul.